1. CUCAMELON
Persilangan tanaman menghasilkan buah dengan rasa unik. Namun, cucamelon justru bukan hasil persilangan. Walaupun mirip mentimun dan melon, cucamelon bukanlah buah hasil persilangan. Keunikan ini sudah didapatkannya dengan sendirinya, seperti yang dikutip dari foodbeast.com (12/8/16). Buah bernama Latin Melothria scabra ini memiliki ukuran sekecil anggur dengan corak kulit seperti semangka. Jika dipotong isinya mirip mentimun. Bentuk dan warnanya menarik, membuat orang tertarik untuk mencoba buah tersebut. Buah ini disebut-sebut memiliki rasa yang sangat enak. Rasanya sedikit asam dan sangat cocok untuk dijadikan campuran salad. Food and Wine menyatakan bahwa buah yang berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah tersebut sebenarnya telah ada sejak berabad-abad yang lalu. Buah ini dikenal dengan sebutan mouse melon, mentimun chihuahua atau sour gherkin. Beberapa orang menyebutkan buah ini begitu lucu dan menggemaskan sehingga mereka menggunggah foto cucamelon ke dalam akun media sosial mereka. Walaupun di Amerika orang bisa langsung membelinya dari Whole Foods, namun menanam cucamelon ternyata punya kepuasan tersendiri. Banyak orang yang akhirnya penasaran untuk menanamnya dari benih yang bisa dibeli melalui Amazon.
2. GRAPPLE
Grapple adalah buah modifikasi yang memiliki bentuk seperti apel, namun memiliki rasa seperti anggur. Buah unik ini diproduksi oleh Todd Snyder of C&O Nursery di Washington, Amerika.Apakah ini aman untuk tubuh? Menurut situs resmi Grapple, apel ini aman untuk dimakan, karena sama sekali tidak mengalami perubahan genetik. Namun tentu saja, rasa anggur yang terdapat pada buah apel ini tidak alami. Ini adalah perisa anggur yang biasa digunakan dalam produk makanan lainnya. Yang berarti bahwa rasa anggur ini berasal dari anthranilate metil kimia, yang biasa digunakan dalam jus anggur dan permen. Perisa itu kemudian disuntikkan ke dalam apel sehingga dapat mengubah rasa dan baunya.Grapple dipasarkan pada akhir 2011 dan telah tersedia di banyak swalayan di Amerika Serikat. WSDA (Washington Department of Agriculture) melabeli produk ini sebagai "processed" atau makanan yang telah diproses. Oleh karenanya, Grapple selalu dijual dalam bentuk kemasan. Satu pak berisi 4 buah Grapple dan dijual seharga USD 5 atau sekitar Rp 61.050. Untuk pemesanan online, satu pak berisi 12 buah Grapple ditambah dengan ongkos kirim dibanderol USD 29,66 (Rp 362.148).Meski konsep Grapple terdengar hebat, namun tampaknya produk ini mendapat banyak kritik, terutama tentang kualitas kesegaran dan kesehatannya. Menurut review pengguna MailOnline, dari tahun 2011, bau Grapple dinilai terlalu kuat dan lebih mirip dengan yang rasa anggur buatan ketimbang rasa anggur alami. Rasa dan bau anggur yang terlalu kuat pada Grapple bahkan membuat mereka merasa mual saat hendak memakannya.
3. PEACOTUM
Buah Peacotum adalah buah hasil penggabungan dari 3 jenis buah antara buah Peach, Apricot, dan Plum. Sepintas buah ini terlihat seperti Tomat. namun jika di belah buah ini lebih menyerupai buah Plum sedangkan tekstur dari buah ini menyerupai apricot. Buah ini memiliki kadar Terpenoid lebih tinggi yang berguna sebagai antimikroial pestidal dan antifungal, sehingga biah ini memiliki daya tahan yang lebih lama. Peacotum merupakan buah hasil rekayasa yang melibatkan tiga jenis buah, yaitu peach, apricot, dan plum. Peacotum memiliki bentuk luar seperti tomat, bentuk dalam seperti plum, dan teksturnya seperti apricot. Kelebihan dari peacotum adalah memiliki kadar antioksidan tinggi dan memiliki kadar terpenoid lebih tinggi yang berguna sebagai antimikroial, pestisidal dan antifungal, sehingga buah ini memiliki daya tahan lebih lama.
sumber 1
sumber 2
sumber 3
sumber 4
sumber 5
sumber 1
sumber 2
sumber 3
sumber 4
sumber 5









0 komentar:
Posting Komentar